Translater / Terjemahkan

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Input Postingan yang ingin anda cari disini


Monday, 9 January 2017

Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya Di Tanah Budaya" dan Grand Lounching iKaltim, Pada HUT ke-60 Provinsi Kaltim

Photo : By Tribune kaltim

Meski diwarnai gerimis, peringatan HUT Provinsi Kalimantan Timur di Stadion Madya Sempaja Samarinda tetap berjalan khidmat. Sedikitnya 1.106 peserta mengikuti upacara puncak HUT ke 60 Provinsi Kaltim. Senin, 09 Januari 2017,

Setelah Upacara selesai kegiatan diisi dengan Senam Massal Gemo Fa Mire oleh ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Provinsi Kaltim dilanjutkan dengan kegiatan Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya di Tanah Budaya" yang merupakan Rangkaian Upacara Hut Ke-60 Provinsi Kalimantan Timur yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Awang Faroek Ishkak bersama Para Wali Kota dan Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pimpinan SKPD, Pejabat TNI dan POLRI yang berada di lingkungan Provinsi Kalimantan Timur.

Pada kesempatan ini Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan pemecah Rekor Muri Tarian Massal Terbanyak untuk Kaltim yang diikuti oleh ± 4.160 peserta yang terdiri dari ibu-ibu Dharma wanita, Siswa Sekolah, Sanggar Senam, Tamu Undangan, Peserta Upacara, Instansi Pemerintah dan SKPD serta para Bupati dan Walikota yang hadir pada upacara HUT ke-60 Propinsi Kalimantan Timur. Tak terkecuali Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Ratu Hemas ikut menari bersama para penari Jepen.

Guru Bunga Bangsa Ikut serta meramaikan Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya di Tanah Budaya" sebagai wujud kepedulian terhadap Budaya Kalimantan Timur.


Pada kesempatan ini juga dilakukan pelepasan Balon Grand Launching Aplikasi Perpustakaan iKaltim dalam rangka HUT Kaltim ke 60 Tahun persembahan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim Wujudkan Kerja Nyata Untuk Kaltim Sejahtera. Diharapkan Aplikasi Perpustakaan Digital yang memiliki jumlah buku sekitar 1500 judul buku ini dapat dimanfaatkan khususnya masyarakat kalimantan timur dalam peningkatan budaya bacanya.


Baca Juga :

Sunday, 8 January 2017

Penyerahan Piagam Akreditasi di Malam Anugrah Kaltim 2017

Masih dalam rangkaian HUT ke-60 Provinsi Kalimantan Timur di gelar Malam Anugrah Kaltim bertempat di Plenary Hall Sempaja. Pada Kesempatan ini pula Piagam Penghargaan Akreditasi Perpustakaan oleh Perpustakaan Nasional di serahkan kepada perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa yang telah turut membanggakan Kalimantan Timur dalam bidang Perpustakaan sekolah dan minat baca, dimana Perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa merupakan Perpustakaan Sekolah Dasar satu-satunya di Propinsi Kalimantan Timur yang terakreditasi B, dan Merupakan Sekolah Dasar Kedua yang terakreditasi oleh Perpustakaa Nasional RI setelah SD Muhammadiyah Sapen, DI. Yogyakarta

Seperti diketahui Gubernur Kalimantan Timur sangat gemar menulis dan membaca buku, bahkan beliau salah satu pendukung dan yang mensupport dibuatnya aplikasi iKatim, sebuah aplikasi perpustakaan digital yang memungkinkan masyarakat untuk meminjam dan membaca buku melalui Smartphone. Pengembangan aplikasi digital library (perpustakaan digital) iKaltim dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dipastikan mampu membentuk masyarakat Kaltim yang modern.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, saat ini sudah memasuki era digitalisasi yang memanfaatkan teknologi untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Awang meyakini masyarakat Kaltim akan semakin cerdas dengan pemanfaatan digital atau teknologi informasi ikaltim untuk dunia informasi dan pendidikan. “Pemanfaatan digital untuk informasi dan pendidikan, sudah barang tentu akan meningkatkan kecerdasan masyarakat sesuai Visi Kaltim 2030,” katanya saat menerima jajaran PT Woolu Aksara Maya dan PT Indosat di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Selasa (21/6).

Sunday, 18 December 2016

Juara 1, 2, da 3 Pada Kejuaraan *INDONESIA MEMANAH 2 (Archery for Harmony)*


Qoulan Tsaqila Hanum bersamaAyah dan ibumeraih Kategori Family 
Kembali mendulang prestasi siswa SD Islam Bunga Bangsa pada kejuaraan *INDONESIA MEMANAH 2 (Archery for Harmony)*, yang diselenggarakan pada tanggal 15 – 18 Desember 2016 di Depok, Jawa Barat. Perolehan medali Elang Borneo di Indonesia Youth Sport #IndonesiaMemanah2 Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 15-18 Desember 2016 :
  • Juara 3 kualifikasi SD prestasi putra (Muhammad Tsabit Syahrun) Siswa Kelas 5 Cordoba
  • Juara 1 beregu SD prestasi putra (Arun, Ayyas, Rhozi)
  • Juara 2 SD Pemula 1 Putri (Dika Ainun Eriska) Kelas 4 Al-Batani
  • Juara 1 SD Pemula 2 Putri (Qoulan Tsaqila Hanum) Kelas 4 Al-Batani
  • Juara 2 SD Pemula 2 (Dika Ainun Eriska) Kelas 4 Al-Batani

SD Islam Bunga Bangsa Juara 1 Lomba Jingle pada Fun Festival HUT Bank Kaltim Syariah yang ke 10

Penulis / Dokumentasi : Dyan Agustina Ali


Minggu, 18 Desember 2016, bertempat di GOR Sempaja, Bank Kaltim Syariah merayakan Fun Festival dalam rangka HUT Bank Kaltim Syariah ke 10 yang diisi dengan Lounching produk baru, yaitu Ibroh, tabungan umroh serta Giro Emas. dan dimeriahkan dengan lomba Jingle Bank Kaltim Syariah yang diikuti oleh Siswa(i) SD di Kota Samarinda. 


Berhasil mengukir Prestasi Pada Fun Festival Lomba Jingle Bank Kaltim Syariah adalah :
  • Juara 1 SD Islam Bunga Bangsa Samarinda
  • Juara 2 MTs Al-Jawahir
  • Juara 3 SD Muhammadiyah 4


Thursday, 15 December 2016

Student Fest Puncak Kegiatan Clas Meeting Semester 1 Tahun 2016



Selama ± 9 hari sejak senin, 5 Desember 2016 hingga Kamis 15 Desember 2016, berlangsung kegiatan Class Meeting SD Islam Bunga bangsa yang diisi dengan kegitan lomba antar kelas seluruh kegiatan pembelajaran ekstra kurikuler yang diikuti oleh seluruh civitas akademik SD Islam Bunga Bangsa. Kegiatan lomba diantaranya adalah lomba mewarnai, karate, sepak bola, tari, robotik, operet, dan kaligraf

Seperti yang dijelaskan oleh Wakasis SD Islam Bunga Bangsa Bapak Nu'man Abdulah, S.P, Tujuan dari kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat menjalin kebersamaan kepada seluruh Civitas sekolah, mengembangkan tingkat apresiasi siswa(i), mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi diri sehingga dapat dikembangkan secara optimal. serta sebagai wadah menyaring bakat siswa(i) sesuai bakat dan kemampuannya.

Piagam Penghargaan atas Partisipasi pada Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2016

Jum'at, 15 Desember 2016, mendapat kiriman email dari Panitia Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2016, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud Jakarta, berbentuk Piagam Penghargaan sebagai tanda terima kasih dan apresiasi atas peran saya pada acara Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2016.

Terima Kasih Bapak Kamaluddin Jamal, semoga Piagam ini kelak mendatangkan manfaat. Gak jadi pemenang gpp, yang penting pengalamannya.

semoga Piagam ini kelak mendatangkan manfaat.

#salam_literasi 




Wednesday, 14 December 2016

Sosialisasi Aplikasi Perpustakaam Digital Kaltim (iKaltim) Oleh Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur


Rabu, 14 Desember 2016, bertempat diruang Pustaka Utama Badan Perpustakaan Prov. Kaltim berlangsung kegiatan sosialisasi Perpustakaan Digital Kaltim melalui sebuah aplikasi yang bernama iKaltim. Softlaunching aplikasi perpustakaan digital telah dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2016 oleh Gubernur Kalimantan Timur Bapak Awang Faroek, bertempat di Samarinda Convention Center beberapa waktu yang lalu. Acara sosialisasi dihadiri ± 100 Undangan yang terdiri dari Kalangan Pelajar, Mahasiswa, Pustakawan, Guru dan Beberap staff dari instansi pemerintah.

Melalui Aplikasi Ikaltim masyarakat dapat mengakses ribuan buku secara gratis tanpa batas ruang dan waktu melalui smartphone yang dimiliki, sehingga aplikasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu media pendidikan literasi bagi masyarakat dalam rangka mewujudkan Kaltim maju dan Cerdas.

Monday, 5 December 2016

Wisata Belajar dan Out Bound DI Ladang Budaya "LADAYA", Tenggarong

Laporan Oleh : Rachmawati

Selasa, 05 Desember 2016, Siswa(i) Level 5 Kelas Granada, Cordoba, Sevilla dan Valencia mengadakan kegiatan wisata belajar dengan tempat tujuan "Ladang Budaya" atau biasa disebut Ladaya yang terletak di Jl. H. Bachrin Seman, Mangkurawang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Berangkat dan berkumpul disekolah pada jam 07.30 wita, dan dilepas secara resmi oleh Kepala Sekolah SDI Bunga Bangsa Ibu Yenny Duwi Seviawati, ST, sebanyak 4 bis membawa siswa(i) menuju lokasi ytang dituju. ± 2 jam perjalanan rombonganpun tiba di Ladaya pada pukul 09.30 Wita.


Rombongan disambut oleh penyelenggara out bound dan siswapun kemudian di breafing untuk mengetahui aturan bermain dan lintasan apa saja yang akan mereka lewati. games-games seru yang dikemas secara apik dan menarik Mulai senam bersama untuk melatih kekompakan, beragam lintasan harus mereka lewati mulai dari lintasan merayap, memanjat tali, melintasi jembatan, serta flying fox.

Ladaya terkenal karena area outbond, Mini Zoo, Paint Ball, Rumah Adat Lamin dan Bangunan uniknya. beberapa satwapun ada di mini zoonya, yaitu burung langka semisal burung merak, betet dan enggang ada disana, kita juga bisa menyaksikan beruang serta monyet yang bermain dalam kandang.Biaya masuk pun cukup terjangkau Rp.10.000,-/orang. Ladaya Lanjong merupakan wahana outdoor di Tenggarong, Kutai Kartanegara, yang menyuguhkan sesuatu yang berbeda. yang didirikan pada tahunl 2015 lalu, tercatat turis dari belasan negara. telah berkunjung disini untuk menyaksikan panggung seni yang rutin dilaksanakan di Ladaya.

Bertindak selaku penangjung jawab Kegiatan Outbond Level 5 adalah Ibu Idawati, S.Pd selaku Korjen Level 5 dibantu Bapak Abdul Rouf, Bapak Satran Maehadi, Ibu Nurli Dwinata, Ibu Sri Kaminah, dan Ibu Rachmawati.

HIJRAH, Pergulatan Hidup Bukan Kebetulan H.M. Rusli

Alhamdulillah dapat tambahan koleksi buku HIJRAH, Pergulatan Hidup Bukan Kebetulan H.M. Rusli semoga bisa diambil hikmah dibalik kisah perjuangan beliau memajukan penddikan di Kalimantan Timur.

Buku ini mengupas ingatan berbilang di Sangkulirang dan Malang, orang-orang tercinta dalam kehidupan beliau, orang-orang yang tak terlupakan di kehidupan beliau, Hijrah dikehidupan beliau, dan kisah suka duka di kehidupan beliau

Buku ini bukan sekedar kisah sukses beliau, "Pergulatan Hidup bukan kebetulan" ini, pemaca dibawa menyaksikan fragmen demi fragmen kehidupan diri kita masing-masing, lahir, tumbuh kembang dalam keceriaan masa kanak-kanak, tiba masa dewasa dan kita dihadapkan pada keadaan dan tuntutan yang lebih beragam, ada tanggung jawab yang harus dipikul dan konsekwensi dari setiap tindakan kita.

buku yang menggambarkan pergulatan dan perjalanan seorang hamba Allah yang meyakini kehadiran Allah dalam setiap detail hidupnya sangat patur di apre4siasi, bahwa Haji Rusli mau menyampaikan secara apa adanya sehingga buku otobiografi ini menjadi lebih bermakna (Achmad Bintoro, wartawam senior, Kepala Biro Samarinda Harian Tribun Kaltim)

Di tunggu Lounching bukunya ya.... bagi yang berminat dapat menghubungi Kantor Yayasan Bunga Bangsa

Friday, 2 December 2016

Ketika Ahmad Bin Hanmbal Bercerita......


Buku yang dilounching pada hari Jum'at, tanggal. 02 Desember 2016, bertempat di Aula SD Islam Bunga Bangsa ini merupakan kumpulan cerita siswa(i) Kela 3 Ahmad Bin Hanmbal Tahun Ajaran 2015/2016 yang merupakan Ide Kreatif Bapak Haryanto, S.Pd dan mendapat dukungan penuh dari ayah dan ibu Hebat kelas 3 Ahmad Bin Hanmbal di masa itu. di Mulai dari Sesi pemotretan, editing dan layout cerita hingga penggalangan dana semua di atur oleh Orang tua Hebat yang sangat kompak

Adapun Team Work Pembuatan Buku  Kelas 3 Hanmbal adalah sbb :
Ketua POS       :   Etna Vera Yolanda
Bendahara        :   Nur Heldawati
Sekretaris         :   Ni Putu Dewi JuwitaWiryastuti
Wali Kelas       :   Haryanto
Fotografer        :   Jordi Budiyono
Editor/Layout  :    Jordi Budiyono

ada banyak kisah unik dari celoteh yang dibuat oleh mereka dengan judul diantaranya : Maradodo, Olah Raga Agar Ibadah Lancar, Lihatlah Dirimu sendiri, Tuan rapi dan Tuan Acak-acakan,Kasih ibu Tak Berbatas Waktu, Protes Si Gula Manis, Sebutir Telur Kejujuran, Si Kelingking dan masih banyak judul dan kisah lainnya.

Penasaran....., yuk baca bukunya di perpustakaan....

Thursday, 1 December 2016

Tuesday, 29 November 2016

Kunjungan Study Banding Pustakawan Cordova

Selasa, 29 Nopember 2016, Perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa mendapat kunjungan Pustakawan SDIT Cordova Samarinda, Ibu Meutia Annisya Bahatiar, untuk menambah wawasan, dan cakrawala berfikir mengenai seluk beluk perpustakaan secara umum.

Hasil dari kunjungan ini bahwa perpustakaan yang dikelola oleh mbak Meutia memerlukan satu aplikasi perpustakaan untuk mempermudah layanan administrasi perpustakaan secara keseluruhan, dan Aplikasi Senayan Menjadi referensi Pilihan untuk Otomasi Perpustakaan.

Ayo tetap semangat mbak Meutia, jika diijinkan oleh Kepala Sekolah sebaiknya mengajukan permohonan Magang 3 hari pada Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur agar pengeloalaan administrasi perpustakaanya menjadi lebih baik lagi.

Monday, 28 November 2016

Sejarah Hari Dongeng Nasional Jatuh Pada Tanggal 28 Nopember

Sumber : OkeZone

TAK ada alasan lain digagasnya Hari Dongeng Nasional pada 28 November selain ingin membangkitkan kembali semangat mendongeng untuk anak-anak. Tentang bagaimana mengajak anak berbuat kebaikan dan menjauhkan mereka dari perbuatan tercela.

SIAPA anak-anak yang tak suka dongeng? Bagi anak-anak dongeng adalah hiburan yang menyegarkan. Lewat dongeng, anak-anak mengenal nama-nama hewan beserta karakter dan bunyinya. Ketika dibacakan dongeng, hubungan anak dan orangtua menjadi dekat dan melukis memori indah saat besar.

Berdasarkan banyaknya manfaat dongeng, maka diperingatilah Hari Dongeng yang jatuh pada 28 November. Lantas, mengapa tanggal 28 November dipilih sebagai hari dongeng?

Ternyata sejarah ditetapkannya tanggal 28 November pada 2015 sebagai Hari Dongeng Nasional tak lepas dari sosok legendaris dongeng anak-anak. Adalah Drs. Suyadi yang populer dengan sapaan Pak Raden yang berulang tahun pada tanggal tersebut. Tepatnya 28 November 1932.

Pak Raden merupakan salah satu pendongeng paling tersohor di Tanah Air. Ia juga pencipta tokoh ''Si Unyil'', sebuah film seri televisi Indonesia yang mengisahkan petualangan ''Si Unyil'' dan kawan-kawannya. Konten cerita ''Si Unyil'' juga memuat bagaimana perjuangan ''Si Unyil'' lulus sekolah dasar. Suyadi menciptakan ''Si Unyil'' agar terdapat acara mendidik untuk anak-anak Indonesia pada tahun 1980-an.

Dalam cerita ''Si Unyil'', Pak Raden juga memainkan peran. Peran Pak cukup kuat dan memiliki penampilan dan gaya yang khas. Pak Raden adalah seorang bapak-bapak yang memakai blangkon, kumis tebal, dan selalu membawa tongkat. Sosok Pak Raden begitu dekat dengan anak-anak Indonesia era 80-90-an.

Pak Raden wafat pada 30 Oktober 2015. Sekitar sebulan setelah kepergiannya, hari ulang tahun Pak Raden 28 November 2015 dipilihlah oleh sejumlah pendongeng dan perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai Hari Dongeng Nasional.

Dyan Widya Agustina, MA, Guru SD Islam Bunga Bangsa Meraih Penghargaan Satya Lencana Presiden RI Tahun 2016



Setelah melewati proses Visitasi dari Direktorat Pembinaan Guru Dikelas Subdit Kesejahteraan dan Pelindungan untuk Calon Penerima Satyalencana oleh Bapak Drs. A, Hendra Sudjana, MEd yang dilaksanaka pada bulan Juni 2016, atas prestasi yang ibu Dyan torehkan sebagai Peringkat I Lomba Kreatifitas Guru Tahun 2015, dan setelah menyelesaikan Program Beasiswa Studi Singkat Pengembangan Profesi Guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang diselenggarakan oleh Australia Awards dan University of Melbourne. Selama tiga minggu di Australia, Minggu, 27 Nopember 2006, bertempat di Sentul International Convention Center (SICC) Jawa Barat, Bertepatan dengan peringatah Hari Guru Nasional dan dan HUT ke-71 PGRI, Ibu Dyan Agustina, MA menerima Penghargaan SATYA LENCANA dari Bâpak PRESIDEN RI, Joko Widodo yang disématkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Prof. Muhadjir Efendi,

Penghargaan Satya Lencana diberikan  karena lebih dari 15 tahun ibu Dyan Widya Agustina, MA telah mendedikasikan dirinya mengajar pada SD Islam Bunga Bangsa  tanpa menjadi Pegawai Negeri Sipil, ibu Dyan telah berprestasi luar biasa hingga ke tingkat Nasional sebagai Peringkat I Lomba LKG, dan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir tidak ada satupun perwakilan Guru dari Kalimantan Timur dalam kategori lomba apapun itu   yang tembus hingga ke Tingkat Nasional.

Satya Lencana Pendidikan Tahun 2016 diberikan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.94/TK/Tahun 2016, tentang penganugrahan Tanda Kehormatan Satyalencana Pendidikan, Presiden Memberikan Penghargaan kepada 52 Guru dan Tenaga Kependidikan se-Indonesia, "Untuk jenjang Pendidikan Dasar (Dikdas) dan  hanya berjumlah 16 Guru, Termasuk Ibu Dyan Widya Agustina. 

Semoga apa yang telah ibu Dyan raih dapat bermanfaat bagi Lingkungan Sekolah SD Islam Bunga Bangsa. dan berharap Tahun berikutnya Ibu Dyan bisa maju ke Tingkat Nasional melalui Lomba Guru Berprestasi. (rachmawati)