Translater / Terjemahkan

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Input Postingan yang ingin anda cari disini


Selasa, 21 Februari 2017

Science Experiment - Volcanoe Explotion

Learning for Life

Percobaan Sains Meletusnya Gunung Berapi pada Pembelajaran Tematik Kelas 2 Semester 2 Tema 6 Air, Bumi dan Matahari di Kelas 2 Utsman bin Affan Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda.

Setelah pada hari sebelumnya siswa-siswi kelas 2 Utsman membuat model gunung berapi terbuat dari sabun, hari ini kami melakukan percobaan sains tentang meletusnya gunung berapi menggunakan model gunung yang sudah jadi dan bahan-bahan sederhana yang bisa diperoleh dimana saja. 

Melakukan eksperimen sains di kelas rendah akan membawa anak-anak lebih terikat pada proses pembelajaran, menyimpan memori konsep yang lebih panjang, sambil membangun rasa keingintahuan yang lebih besar terhadap sains. Kolb (2016) menegaskan, bahwa ilmu itu terbentuk karena adanya pengalaman. Karenanya, semua hal tentang keilmuan yang dilakukan dengan proses sebagai kendaraannya akan bertahan lebih lama dalam memori anak. 

Kamis, 16 Februari 2017

"Bermain Sabun" bersama Utsman bin Affan

Learning For Life

Soap Sculpturing and Soap Volcanoe Modeling - Memahat Sabun dan Membuat Model Gunung Berapi dari Sabun di Kelas 2 Semester 2 Pembelajaran Tematik Tema 6 Air, Bumi dan Matahari di kelas 2 Utsman bin Affan Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda.

Pada pembelajaran tematik di tema 6 Air, Bumi dan Matahari, siswa-siswi kelas 2 Utsman bin Affan SD Islam Bunga Bangsa Samarinda membuat ukiran relief yang dibuat dari bahan sabun batangan. Guru memilih sabun hijau batang Sunlight yang berbahan lembut tapi kokoh untuk membuat relief dengan alat ukir berupa tusuk gigi. Sabun mandi bertekstur sedikit lebih keras yang memerlukan peralatan yang lebih tajam. Kegiatan ini dikaitkan dengan pembelajaran materi kenampakan permukaan bumi yang tidak rata, dan perkenalan pada tekstur benda halus dan kasar.

Selasa, 14 Februari 2017

Sekolahku Awal Imajinasiku 7

Sekolahku Awal Imajinasiku 7 merupakan buku karya tulis siswa beupa puisi, cerpen dan gambar yang dikumpulkan menjadi satu dan diberikan kepada mereka sebagai kenang-kenangan bahwa dulu mereka pernah memiliki karya yang dibukukan saat masih duduk di Bangku SD Islam Bunga Bangsa

Sebagaimana dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Siswa(i) SD Islam Bunga Bangsa kembali menuliskan karyanya dalam bentuk buku "Sekolahku Awal Imajinasiku 7" di diterbitkan oleh Percetakan Malang, dan dicetak full color

Judul Buku : Sekolahku Awal Imajinasiku 7
Spesifikasi ; Iv; 113 hlm; 14x20 cm
ISBN : 9789797622213-7
Penyusun, : Rachmawati dan Jordi Budiyono
Editor : Rachmawati, dan Jordi Budiyono
Photography : Jordi Budiyono

Senin, 06 Februari 2017

Kunjungan Region Head Kalimantan, Bank Muamalat beserta TIM


Region Head Kalimantan Bank Muamalat, Bapak Karsono bersama tim mengadakan kunjungan ke Sekolah Islam Bunga Bangsa, hari Senin, 06 Februari 2017

Pada kesempatan ini  Bapak karsono dan tim menyempatkan diri melihat Ruang Perpustakaan Bunga Bangsa Islamic School dengan didampingi ibu Elin Nurmi Murahati.

Bapak Karsono mengungkapkan kekagumannya dengan sosok Bapak H. Rusli yang diusia senjanya masih menyempatkan diri untuk menulis buku yang diberi judul Hijra, bukti kecintaan beliau pada literasi dan kegemarannya akan membaca yang tidak dimiliki oleh semua orang, juga kehebatannya yang masih turun langsung dalam pengelolaan Sekolah Bunga Bangsa yang dimilikinya. 

Bapak Karsono berharap Bunga Bangsa kedepannya akan semakin maju dan berkembang hingga dimasa-masa yang akan datang

Kamis, 02 Februari 2017

Pengukuran Menggunakan Alat Ukur Baku pada Pembelajaran Tematik Kelas 2 Semester 2 Tema 6 Air, Matahari dan Bumi di Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda.


Learning for Life

Siswa-siswi kelas 2 sudah memasuki tema 6, Air, Matahari dan Bumi, pada tema ini siswa-siswi belajar mengenai pengukuran menggunakan alat ukur baku dan tidak baku. Memanfaatkan fasilitas sekolah berupa Unit Kesehatan Sekolah, UKS, dibantu perawat yang bertugas, anak-anak diperkenankan mencoba mengukur tinggi teman-teman satu kelompoknya secara bergantian. 

Ibu Iin Sulastri, perawat yang bertugas terlebih dahulu menjelaskan bagaimana prosedur penggunaan meteran ukur untuk mengukur tinggi badan. Siswa-siswi diminta memperhatikan dengan seksama. Kaki dirapatkan ke dinding, badan tegak lurus, pandangan ke depan. Meteran ditarik tepat diatas kepala. Angka pada meteran ditandai dengan garis merah. Siswa-siswi kelas 2 Utsman bin Affan dengan antusias mengamati penjelasan kemudian dengan berbagai ekspresi mencoba alat tersebut. Dalam satu kelompok terdiri dari 3-4 orang anak. Ada yang bertindak selaku pengukur dan pencatat. Pada akhir kegiatan, siswa-siswi diminta berdiskusi, mengisi tabel, mengurutkan angka terbesar sampai terkecil kemudian mengurutkan siswa berdasarkan tinggi badan mereka. Hari ini kegiatan lebih banyak dilakukan di luar kelas. 

Rabu, 01 Februari 2017

Kartu Setoran Sholat 5 Waktu Siswa(i) Kelas 1 Edelweys

By : Hilda Ramli

Kartu Sholat dibuat sebagai sarana untuk mempererat kedekatan Orang tua pertama dan orangtua kedua disekolah, juga untuk meningkatkan sadar sholat 5 waktu sejak dini, karena masih rendahnya pelaksanaan sholat yang dilaksanakan oleh peserta didik, pada usia seperti mereka karena masih kurangnya kesadaran akan pentingnya sholat lima waktu. 

Oleh karena itu dirasa perlu mengadadakan Kartu Kontrol Sholat Lima Waktu,  untuk mengetahui efktifitas kebiasaan melaksanakan sholat dirumah dengan bantuan orang tua pertama sehingga dapat meningkatkan ibadah sholat siswa. 

Kartu setoran sholat 5 waktu ... walaupun sederhana tapi besar manfaatnya bagi kehidupan akhirat mereka... semoga dengan kartu ini dapat menjadi pembiasaan yang baik dan melatih kedisiplinan mereka serta bertanggung jawab pada kewajiban mereka sebagai anak muslim yang baik

Membudayakan Membaca untuk Meningkatkan Literasi melalui Program 15 Menit Membaca di Kelas 2 Utsman bin Affan Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda.


 Membaca 15 menit per hari, dengan pendekatan pembelajaran menyenangkan telah dilakukan di Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda. Membaca adalah salah satu kebiasaan baik yang dilakukan dan dijadikan kebutuhan bagi siswa-siswi disetiap jenjang kelasnya. 


Indonesia memiliki tingkat kesadaran membaca yang rendah (World's Most Literate Countries, Central Connecticut State University, posisi Indonesia urutan 61 dari 60 negara, satu tingkat diatas Botswana) dibandingkan dengan tingkat penggunaan Facebook (peringkat 4 setelah USA, India dan Brazil, lebih dari 60, 3 juta pengguna aktif; statisca.com) dan Twitter (peringkat ke 3 setelah USA dan India dengan lebih dari 13 juta pengguna aktif; statisca.com), kenyataan pahit ini tidak lepas dari kebiasaan dan minat baca yang belum membudaya. Di tahun 2012, hasil survey BPS menyebutkan hanya 1 dari 10 anak Indonesia yang punya kesenangan membaca (mirajnews.com). Hal ini erat kaitannya dengan kebiasaan membaca yang tidak dianggap penting dan atau dianggap tidak semenarik menonton TV dan bermain HP. Dengan kebiasaan membaca 15 menit per hari yang sudah dilakukan sejak di kelas-kelas rendah, diharapkan budaya membaca akan menjadi salah satu keunggulan siswa-siswi pemilik masa depan bangsa ini. 

Kamis, 19 Januari 2017

Sudut Baca di Ruang Kelas SD Islam Bunga Bangsa

Photo By : Ibu Suci Rani 

SD Islam Bunga Bangsa Sejak 5 tahun terakhir telah membudayakan sudut baca dikelas dalam rangka meningkatkan minat baca siswa dan merupakan bagian dari program Literasi sekolah. Sudut baca dikelas dikelola oleh wali kelas dan SIswa

Sudut baca dikelas adalah sebuah sudut di kelas yang dilengkapi dengan koleksi buku yang ditata secara menarik untuk menumbuh kembangkan minat baca peserta didik. yang secara rutin seminggu sekali atau dua minggu sekali koleksinya akan diganti dengan meminjam buku di perpustakaan oleh Wali Kelas masing-masing sebagai penanggung jawab buku yang dipinjam di perpustakaan..

Sudut baca dikelas berperan sebagai perpanjangan fungsi perpustakaan Sekolah itu sendiri, yaitu mendekatkan buku kepada peserta didik yang tidak sempat meminjam secara individu di perpustakaan

Berbagai inovasi sangat dibutuhkan untuk terus memotivasi siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya, salah satunya dengan meningkatkan minat baca mereka. Dukungan semua elemen civitas sekolah sangat dibutuhkan agar program tetap istiqomah berjalan.

Membaca adalah pintu dari segala ilmu pengetahuan. Dengan membaca kita bisa tahu lebih banyak apa yang tidak diketahui orang banyak. Semoga dengan meningkatnya minat baca siswa memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar mereka disekolah.

Rabu, 18 Januari 2017

Pemanfaatan Teknologi dan Media Interaktif Pada Pengenalan Bangun Ruang, Bangun Datar, Manfaat Makan Sayur dan Buah pada Tema 5 Hidup Bersih dan Sehat Kelas 2 Utsman bin Affan SD Islam Bunga Bangsa Samarinda.



Ms Dyan Widya Agustina
Wali Kelas 2 Utsman bin Affan
Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa Samarinda.

Pembelajaran di Kelas 2 Semester 2 Tema 5 Hidup Bersih dan Sehat berisi tentang pengenalan bangun datar, bangun ruang, pola hidup sehat dirumah, disekolah, di masyarakat dan bagaimana menjaga hidup tetap sehat dan bersih dengan kebiasaan-kebiasaan hidup yang baik. 

Penggunaan video interaktif untuk materi-materi pembelajaran ini, adalah salah satu yang telah dilakukan di Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa. Penggunaan teknologi dan media bukan lagi hal baru di zaman yang serba digital sekarang ini, melibatkan teknologi dan media ke dalam kelas, merupakan salah satu alternatif pembelajaran agar lebih bermakna, menarik dan menyenangkan. Dengan penggunaan teknologi dan media yang tepat, suasana kelas akan berkembang menjadi praktik-praktik pembelajaran yang positif, seperti yang dikutip dari Adams, M.J (2011) dalam jurnalnya tentang Perkembangan Kemampuan Bahasa dan Literasi Anak melalui Teknologi. 

Proses pembelajaran dimulai dengan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengingatkan kembali nama-nama bangun datar, bagaimana cara menelaah sudut, sisi dan rusuknya; kemudian memperkenalkan bangun ruang dan nama-namanya. Video pilihan guru hari ini semi interaktif, dalam video disebutkan beberapa latihan soal yang bisa diselesaikan bersama secara klasikal. 

Senin, 09 Januari 2017

Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya Di Tanah Budaya" dan Grand Lounching iKaltim, Pada HUT ke-60 Provinsi Kaltim

Photo : By Tribune kaltim

Meski diwarnai gerimis, peringatan HUT Provinsi Kalimantan Timur di Stadion Madya Sempaja Samarinda tetap berjalan khidmat. Sedikitnya 1.106 peserta mengikuti upacara puncak HUT ke 60 Provinsi Kaltim. Senin, 09 Januari 2017,

Setelah Upacara selesai kegiatan diisi dengan Senam Massal Gemo Fa Mire oleh ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Provinsi Kaltim dilanjutkan dengan kegiatan Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya di Tanah Budaya" yang merupakan Rangkaian Upacara Hut Ke-60 Provinsi Kalimantan Timur yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Awang Faroek Ishkak bersama Para Wali Kota dan Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pimpinan SKPD, Pejabat TNI dan POLRI yang berada di lingkungan Provinsi Kalimantan Timur.

Pada kesempatan ini Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan pemecah Rekor Muri Tarian Massal Terbanyak untuk Kaltim yang diikuti oleh ± 4.160 peserta yang terdiri dari ibu-ibu Dharma wanita, Siswa Sekolah, Sanggar Senam, Tamu Undangan, Peserta Upacara, Instansi Pemerintah dan SKPD serta para Bupati dan Walikota yang hadir pada upacara HUT ke-60 Propinsi Kalimantan Timur. Tak terkecuali Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Ratu Hemas ikut menari bersama para penari Jepen.

Guru Bunga Bangsa Ikut serta meramaikan Tarian Massal Jepen "Rentak Olah Bebaya di Tanah Budaya" sebagai wujud kepedulian terhadap Budaya Kalimantan Timur.


Pada kesempatan ini juga dilakukan pelepasan Balon Grand Launching Aplikasi Perpustakaan iKaltim dalam rangka HUT Kaltim ke 60 Tahun persembahan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim Wujudkan Kerja Nyata Untuk Kaltim Sejahtera. Diharapkan Aplikasi Perpustakaan Digital yang memiliki jumlah buku sekitar 1500 judul buku ini dapat dimanfaatkan khususnya masyarakat kalimantan timur dalam peningkatan budaya bacanya.


Baca Juga :

Minggu, 08 Januari 2017

Penyerahan Piagam Akreditasi di Malam Anugrah Kaltim 2017

Masih dalam rangkaian HUT ke-60 Provinsi Kalimantan Timur di gelar Malam Anugrah Kaltim bertempat di Plenary Hall Sempaja. Pada Kesempatan ini pula Piagam Penghargaan Akreditasi Perpustakaan oleh Perpustakaan Nasional di serahkan kepada perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa yang telah turut membanggakan Kalimantan Timur dalam bidang Perpustakaan sekolah dan minat baca, dimana Perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa merupakan Perpustakaan Sekolah Dasar satu-satunya di Propinsi Kalimantan Timur yang terakreditasi B, dan Merupakan Sekolah Dasar Kedua yang terakreditasi oleh Perpustakaa Nasional RI setelah SD Muhammadiyah Sapen, DI. Yogyakarta

Seperti diketahui Gubernur Kalimantan Timur sangat gemar menulis dan membaca buku, bahkan beliau salah satu pendukung dan yang mensupport dibuatnya aplikasi iKatim, sebuah aplikasi perpustakaan digital yang memungkinkan masyarakat untuk meminjam dan membaca buku melalui Smartphone. Pengembangan aplikasi digital library (perpustakaan digital) iKaltim dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dipastikan mampu membentuk masyarakat Kaltim yang modern.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, saat ini sudah memasuki era digitalisasi yang memanfaatkan teknologi untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Awang meyakini masyarakat Kaltim akan semakin cerdas dengan pemanfaatan digital atau teknologi informasi ikaltim untuk dunia informasi dan pendidikan. “Pemanfaatan digital untuk informasi dan pendidikan, sudah barang tentu akan meningkatkan kecerdasan masyarakat sesuai Visi Kaltim 2030,” katanya saat menerima jajaran PT Woolu Aksara Maya dan PT Indosat di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Selasa (21/6).