Translate

Cari postingan

Lomba Karya Nyata, Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi Tinggi Tahun 2019

Selama dua hari ini mengikuti lomba Tulis Karya Nyata, Dikmas berprestasi dan berdedikasi tinggi tahun 2019, dan Alhamdulillah Tulisan Karya Nyata Inovasi "Ulat Buku dan Lemper" membawaku harus siap maju ke Propinsi. " Ulat Buku" pada akhirnya mewujudkan mimpiku.

Tiba Masa Tiba Akal, mungkin pepatah itulah yang ada dibenakku saat itu, dateline harus menyetorkan berkas besok harinya membuat saya harus belajar begadang demi menuntaskan tulisan tersebut. Alhamdulillah rampung, hanya berpikir selesai, ntah salah atau benar. Saat akan menyerahkan berkas, saya harus menembus hujan yang sangat deras, sampai-sampai, amplop berkas basah kuyup. pada akhirnya saya memutuskan mampir kesebuah toko untuk membeli amplop baru.

Malam berikutnya saya masih harus begadang menyelesaikan presentasi, dan ternyata saat menyusun presentasi, baru sadar jika Naskah yang sudah disetor banyak kesalahan penyusunannya. sudahlah, klo rejeki takkan kemana. pikirku saat itu. Alhamdulillah setelah melalui proses penilaian oleh tim juri, saya berhasil meraih juara 1 tingkat kota Samarinda, dan harus siap maju ke Propinsi. 
Baiklah, semua tulisan saya harus dirapikan dan dibenahi sesuai runutan yang ada. dan semoga bisa melaju ke Tingkat Nasional. dan semoga dana hadiah lomba segera di transfer ke rekening pemenang. Aamiin.

Terimakasih mbak Setiawati untuk informasinya meski mepet. Kita bersama-sama telah belajar makna "Ketulusan" yang hakiki



Diskusi Literasi "Peluang dan tantangan pengembangan literasi di Era Digital"



Hari ini menghadiri Undangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, mengenai Diskusi Literasi "Peluang dan tantangan pengembangan literasi di Era Digital" dengan Nara Sumber Bapak Laksmo Sudarno (CeO PT. Wolu Aksaramaya, Jakarta), bertempat di ruang Balai Pustaka Lt.II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. yang di hadiri oleh kepala perpustakaan, komunitas literasi dan pegiat literasi.

acara dibuka oleh Bapak Prof.DR.Ir. H.M. Aswin, MM, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim.

Menurut pak laksmo saat menghadiri undangan Australia dalam Diskusi tentang pengembangan perpustakaan di Indonesia, Pak Laksmo sangat bangga karena Australia mengapresiasi Indonesia sebagai datu-satunya negara di dunia yang bisa menerapkan digital right manajemen dalam konteks perpustakaan. menurutnya lagi Klo negara mau eksis menjadi negara digital maka semua warna negara harus punya id digital. Dan kelak perpustakaan adalah satu-satunya lembaga yang bisa eksis, karena perpustakaan adalah pusat konten data. Dan setiap konten punya id, dan perpisahan level satu ke level yang lainnya punya id yang berbeda.

Juara 3 Pemenang Vlog PNS Ispiratif 2018, Kementrian Perberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi



Siang ini kabar membahagiakan datang padaku, melalui akun Pesona Korpri, yang memberitahukan bahwa saya berhasil masuk sebagai pemenang peringkat 3 besar menyisihkan 4000 peserta Vlogger hingga masuk menjadi 20 besar, adalah Anugrah yang tak terkira dari Allah buatku. 

Terima kasih buat yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan suaranya pada Voting Vlog tahun ini. Semoga Tahun depan bisa mengangkat satu orang PNS Inspiratif lagi. Semoga Kisah Pak Darta dapat menginspirasi PNS-PNS lainnya untuk mengabdi sepenuh hati pada negara.

@pesonakorpri

Diklat Mendongeng "Story For Milenial Generation"

Diklat Mendongeng "Story For Milenial Generation" oleh Himpaudi dan DA Foundation dilaksanakan pada hari Ahad, 4 November 2018, bertempat di ruang Aula Rumah Jabatan Walikota Samarinda, yang diikuti oleh 150 peserta dari Paud sekota Samarinda.

Bercerita, khususnya bagi Tenaga Pengajar/Guru PAUD,TK dan SD merupakan salah satu media untuk mendukung pembelajaran di kelas. yang membutuhkan skill atau keahlian khusus untuk dapat menyampaikan dengan baik kepada para murid atau audience nya. 

Ketua Himpuadi Kota Samarinda, Ibu Eryka Oktaviani, M.Pd menyampaikan kepada para peserta saat mengisi sambutan,tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan untuk Guru ini adalah agar para Guru PAUD, TK, dan SD dapat memberikan ilmu  atau pendekatan kepada anak didiknya lewat bercerita. Hal ini sesuai dengan cita-cita Kemendiknas tentang pencanangan pendidikan karakter melalui bercerita.

Kunjungan Studi Pembelajaran Peserta Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan

Kunjungan Studi Pembelajaran Peserta Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan Pola 110 Jamlat, Jum'at, 02 november 2018, sebanyak : 20 Peserta yang berasal dari perpustakaan sekolah Kaltim dan kaltara, dengan 7 orang pendamping yang berasal dari Badan Perputakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur. Terima Kasih Atas Kunjungan dan Kepercayaannya kepada Perpustakaan SD Islam Bunga Bangsa, semoga kegiatan ini menjadi penyemangat untuk menjadi lebih baik lagi.

Rombongan didampingi oleh ibu Dra. Hj. E. Mustika wati. MM, Kabid Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan dan Kasi dan ibu Patimah irny, S.Pd., M. Si, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan,  beserta rombongan Masitah, S. Sos, Marthen Rumana, S.Sos, MArthen Rumana, S.Sos, Drs. Agustinus TR. M. SI dan Andi Anwar. S. I.KOM. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini bermanfaat untuk para pustakawan sekolah yang hadir.

Diklat Instruktur Literasi Oleh Kantor Bahasa Kaltim


Selama 4 Hari Pustakawan SD Islam Bunga Bangsa, mengikuti Diklat Instruktur Literasi oleh Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, bertempat di Hotel Grand Kartika, Jl. A.Khalid, yang diikuti sebanyak 35 peserta yang berasal dari sekolah, komunitas literasi dan Taman Baca

Pada Hari Pertama, 29 Oktober 2018. Pemateri adalah Bapak M.Taufiq, S.Sos, M.M dan Bapak Aminuddin, M.M., Kepala Bidang Pelayanan dan Otomasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim, dengan judul materi tentang peran perpustakaan dalam pengembangan kegiatan literasi di hari pertama kegiatan Pelatihan Instruktur Literasi di Samarinda oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur, dilanjutkan pemateri lain, yaitu Bapak Amien Wangsitalaja, yang menyampaikan materi tentang kepenulisan, "menampar" para peserta pelatihan untuk bisa menulis secara original serta substansial. "Apa pun yang kita tulis, ada pertanggungjawaban kita terhadapnya," 

Takokak dan Tusuk Gigi - Building 3D Shapes

Mendekati materi geometri dengan menggunakan benda-benda di sekitar anak-anak, adalah salah satu cara untuk merekatkan memori pembelajaran lebih lama dibandingkan dengan penjelasan semata.

Mempraktikkan sendiri, menemukan sendiri, dan merancang sendiri bagian-bagian sebuah bangun ruang, menentukan jumlah sudut dan rusuknya. Hari ini aku dan anak-anak di kelasku, membuat bangun kubus dengan menggunakan takokak dan tusuk gigi.
Model sederhana kubus buatan sendiri ini, kemudian mereka analisa. Berapa takokak yang diperlukan, untuk mewakili sudut, dan berapa tusuk gigi yang dipasang, untuk mewakili rusuk. Beberapa anak mampu menyelesaikan model kubus dan menentukan jumlah sisi, sudut serta rusuk dengan segera, tanpa waktu lama. Beberapa lainnya masih menerka dan mereka-reka.
Pekan ini, kami mulai belajar tentang bangun ruang. Akan kutemukan cara-cara sederhana selama belajar bersama anak-anakku untuk menemukan solusi terbaik dari gaya belajar mereka yang sangat aktif. Memberi mereka tantangan salah satunya. Sibuk dengan bagaimana menemukan jawaban dari masalah yang diberikan pada mereka, dan hari ini kumulai dengan takokak+tusuk gigi.
Target hanyalah target, tetapi dalam proseslah kenikmatan dan keindahan diperoleh - DGL.
#Learning for Life
Ms. Dyan Widya Agustina
Ustadz Agus Salim El-Syarawy
Wali kelas 2 Abu Bakar Ash Siddiq
SD Islam Bunga Bangsa Samarinda