Translater / Terjemahkan

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Input Postingan yang ingin anda cari disini


Kamis, 27 Agustus 2015

Perkembangbiakan Hewan Generatif dan Vegetatif Planaria, Amoeba dan Hydra

Kamis, 27 Agustus 2015 Siswa(i) Kelas 6 Mahakam dan Kahayan membuat resume materi pembelajaran mengenai Perkembangbiakan Hewan secara Generatif dan Vegetatif di Ruang Perpustakaan didampingi ibu Latifah, S.Pd.


Di dunia ini banyak keunikan, baik yang tampak jelas maupun yang hanya tampak jika dilihat dengan menggunakan alat bantu penglihatan. Kesemuanya itu adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Pencipta dengan tujuan agar manusia mau berpikir. Salah satu keunikannya adalah perkembangbiakan pada makhluk hidup.

Makhluk hidup tingkat rendah dapat berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. Hewan bersel satu dapat berkembang biak secara vegetatif dengan cara membelah diri, Hydra dapat membentuk tunas di tubuhnya kemudian tunas tumbuh menjadi Hydra baru, sedangkan Planaria dapat memotong-motong tubuhnya kemudian setiap potongan menjadi Planariabaru.

Kegiatan membaca siswi SMP Islam Bunga Bangsa


Setelah kelas 9 Maryam pada tanggal 20 Agustus 2015, melaksanakan kegiatan membaca dan membuat resensi Hari ini Siswi kelas 8 Khanza juga melakukan kegiatan yang sama Membuat resensi Novel berbahasa Inggris yang mereka baca, didampingi oleh guru Bahasa Inggris Ibu Feby Wulandari, S.Pd. Bagi siswa yang belum menyelesaikan tugas resensi hari ini, diwajibkan untuk meminjam buku dan menyelesaikan tugas di rumah.


Hal paling utama dalam cara menulis resensi buku fiksi khususnya bagi pembaca buku-buku fiksi adalah data buku sudah selayaknya ditampilkan di awal sebelum menuliskan hal-hal yang lebih jauh tentang buku fiksi tersebut. Adapaun isi dari data buku yang harus dan sebaiknya ada sebagai pengetahuan mersensi buku fiksi, yaitu:

Belajar Musyawarah untuk Mufakat dan Membuat Tirai Kelas berbahan Dasar Kalender Bekas Siswa Kelas 2 Abu Bakar Kurikulum 2013 SD Kelas 2 Tema 1. Hidup Rukun

Laporan : Shufiyah, S.Pd, Guru Kelas 2 Abu Bakar

Kamis 20 Agustus 2015, Siswa Kelas 2 Abu Bakar mengadakan praktek Berdiskusi, Musyawarah untuk mufakat mengenai perbedaan pendapat dalam pemungutan suara di kelas. Kegiatan ini merupakan Pembelajaran Kurtilas Tema 1 Hidup Rukun. dibawah bimbingan ibu Shufiyah, S.Pd.

Tujuan Pembelajaran Musyawarah ini untuk memecahkan suatu masalah. Suatu masalah akan dapat terpecahkan apabila setiap peserta berdiskusi musyawarah mau mengeluarkan pendapat, usul, maupun saran. Tanpa saran maupun usul yang dikeluarkan oleh para peserta musyawarah, maka musyawarah tak akan mungkin dapat tercapai dalam arti masalah tak akan mungkin dapat terpecahkan.

Pentingnya rasa tanggung jawab dalam membahas dan menetapkan keputusan
Musyawarah diadakan agar bisa memutuskan sesuatu. Sejumlah anggota warga yang dipandang tidak mewakili warga seluruhnya diundang untuk membahas suatu masalah yang timbul dalam masyarakat. Dalam musyawarah itulah berbagai pandangan dan pendapat disampaikan. Kesemuanya itu dimaksudkan untuk kemajuan, keselamatan dan kesejahteraan bersama seluruh warga masyarakatnya.

Pentingnya rasa tanggung jawab dalam melaksanakan keputusan dan segala akibatnya
Setelah keputusan didapat dari hasil musyawarah, maka peserta musyawarah atauseluruh warga harus mentaati dan melaksanakan keputusan tersebut dengan sepenuh hati dan tanggung jawab. Selain itu pula setiap peserta musyawarah itu punya kewajiban yang sama mentaati semua keputusan yang diputuskan bersama dan juga menanggung semua resiko dari keputusan yang telah ditetapkan bersama.

Sikap dan perilaku yang mencerminkan rasa tanggung jawab terhadap hasil musyawarah
  1. Membiasakan diri hadir dalam pertemuan dengan cermat dan tertib. Di dalam bermusyawarah kita dituntut hadir tepat waktu sehingga dalam bermusyawarah dalam pengambilan keputusan tepat tidak mengulur waktu, selain itu pula di dalam kita menyampaikan usul dan saran serta pendapat harus tertib tidak mengutamakan kepentingan sendiri tapi kepentingan bersama kita utamakan.
  2. Biasakan berdiskusi dengan pengendalian diri. Di dalam musyawarah kita memberi usul, pendapat maupun saran, peserta musyawarah harus menggunakan akal sehat dan ditunjang dengan hati nurani yang luhur sehingga tidak mengancam akan kepentingan pribai maupun golongan. Selain itu peserta musyawarah tidak seenaknya sendiri tapi dilandasi dengan itikad baik dan penuhrasa tanggung jawab.

Membuat Tirai Kelas Berbahan Dasar Kalender Bekas Siswa(i) Kelas 2 Abu Bakar

Kamis, 27 Agustus 2015, Siswa(i) Kelas 2 Abu Bakar mengadakan kegiatan Membuat Tirai Kelas Berbahan Dasar Kalender Bekas dan benang sebagai gantungan tirai Kegiatan ini masih merupakan bagian dari Pembelajaran Kurikulum 2013, Tema 1 Hidup Rukun.

Tujuan dari kegiatan ini mengenalkan pada siswa kesabaran, disiplin dan kekompakan dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab yang diberikan untuk memperindah dan menjaga kebersihan kelas mereka. 

Setelah selesai membuat tirai, Siswa(i) langsung menempelkan karya mereka ke jendela di ruang kelas.

Rabu, 26 Agustus 2015

Juara 3 Dokcil Award 2015, Tingkat Provinsi Kaltim dan Kaltara

Selama 2 hari sejak tanggal 25 hingga 26 AGustus 2015, Ananda Raihan Aditya Efendi mengikuti tes pemilihan Dokter Cilik Awar Tingkat Provinsi Kaltim dan Jaltara yang diadakan oleh Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Timur, bertempat di Bapelkes Provinsi Kalimantan Timur.

Peserta berasal dari Kabupaten Kota Kaltim dan Kaltara yang telah mengikuti seleksi tingkat kota pada tanggal 12 Agustus 2015 yang lalu.

Selamat buat Ananda Raihan Aditya Efendi, Raih lah mimpi dan anganmu setinggi langit, dan ukirlah prestasi hingga dimasa yang akan datang.

Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Hewan dan Tumbuhan


Rabu, 26 Agustus 2015, Siswa(i) Kelas 6 Kahayan mencari materi pembelajaran Kurikulum 2013 mengenai perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif pada Hewan dan Tumbuhan. dengan didampingi Guru Kelas Bapak Yosimar Akbar, S.Pd, dimana setiap siswa mencari Informasi Umum dan fakta serta membuat kesimpulan (investigasi dan deskripsi) mengenai perkembangbiakan tersebut.

Yuk kita simak Apa yang dimaksud Perkembangbiakan Generatif dan Vegetatif pada Hewan dan Tumbuhan berikut ini :

Senin, 24 Agustus 2015

Pembelajaran Tematik Tema 1 Selamatkan Mahluk Hidup Subtema 2 Hewan Sahabatku "Teknik Menjahit 3 Dimensi"

Laporan dan Dokumentasi : Yosimar Akbar, S.Pd


Senin, 24 Agustus 2015, Siswa(i) Kelas 6 Kahayan Asuhan Bapak Yosimar Akbar, S.Pd, melaksanakan Pembelajaran Tematik Tema 1 Selamatkan Mahluk Hidup Subtema 2 Hewan Sahabatku PB 6 Halaman 86 dan 87 Siswa membuat keterampilan Teknik Menjahit 3 Dimensi. Keterampilan menjahit dengan memasukkan benang ke dalam lubang, kemudian menjalin bahan/media bisa menjadi ajang untuk melatih : Koordinasi tangan dan mata, Kelenturan tangan, Kesabaran serta Konsentrasi Siswa. Dengan berlatih menjahit,anak dapat belajar memecahkan masalah, berpikir kreatif dan terlatih kegigihannya.
Langkah-langkah teknik menjahit 3 dimensi :
1. Siswa diajarkan Cara menggambar dan menggunting pola 
2. Membuat titik-titik dekat garis bagian luar pola tersebut menggunakan spidol
3. Menggunting bagian tersebut mengikuti pola yang sudah dibuat. 

Cara menjahit pola adalah sebagai berikut. ‡ 
1. Siswa menjepit dua lembar pola tersebut menggunakan jepitan rambut atau jepitan jemuran. Pastikan jepitan tersebut kuat, sehingga kedua kain perca tidak bergeser
2. Siswa menjahit mengikuti titik-titik yang telah di buat. 

Cara mengisi pola adalah sebagai berikut. Setelah jahitan selesai sekitar 70%, Siswa memasukkan kertas koran yang telah diremas secara bertahap untuk membentuk efek tiga dimensi. Kemudian menyelesaikan jahitan sehingga membentuk efek tiga dimensi benar-benar sempurna.

Juara Harapan 1 Pawai Pembangunan HUT RI 70 Tahun 2015


Alhamdulillah, meski baru pertama kali Turut Memeriahkan Pawai Pembangunan dalam Rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70, SD Islam Bunga Bangsa, berhasil mengukir Prestasi Masuk menjadi 4 Besar atau Juara Harapan 1 pada Barisan Sekolah Dasar. dengan mengangkat tema "Refleksi Keberhasilan Pembangunan dan Keragaman Budaya, Berbeda-beda tetap satu tujuan"

Selamat buat Tim Pawai SD Islam Bunga Bangsa.Semoga Tahun depan bisa berpartisipasi kembali dan mengukir prestasi yang lebih bagus lagi. Harap Bapak Nu'man Abdullah, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Islam Bunga Bangsa.





Kamis, 20 Agustus 2015

Pencarian Materi Pengembangbiakan Hewan Vivipar, Ovipar dan Ovovivifar Pelajaran Tematik k-13 Siswa Kelas 6

Kamis, 20 Agustus Siswa(i) Kelas 6 Kapuas, Kahayan dan Mahakam, mengadakan kegiatan pembelajaran di Ruang perpustakaan untuk mencari materi Pengembangbiakan Hewan Vivipar, Ovipar dan Ovovivifar Pelajaran Tematik k-13

Yuk kita sama-sama menyimak Apa sih yang dimaksud dengan  Ovipar, Vivipar dan Ovovivipar. Mari kita pelajari!"

A. Ovipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara bertelur. embrio hewan ini berkembang didalam telur dengan memanfaatkan cadangan makanan yang ada di dalam telur, sedangkan telur berada di luar tubuh induknya. agar menetas, telur biasanya dierami.


Contoh hewan ovipar adalah ikan, amfibi, dan Unggas

1. Unggas (bangsa burung)
Ayam, bebek, dan merpati termasuk unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Pernahkah kamu melihat ayam atau burung yang mengerami telurnya? Hewan-hewan tersebut mengerami telurnya hingga menetas. Ayam dan burung mengerami telurnya sekitar 21 hari. Perkembangbiakan ini terjadi karena pembuahan di dalam tubuh.

2. Ikan dan Amfibi

Tidak seperti unggas, kelompok ikan dan amfibi tidak mengerami telurnya hingga menetas. Telur-telur tersebut akan menetas sendiri. Pembuahan pada ikan dan amfibi terjadi di luar tubuh. Saat bertelur, ikan betina akan mencari perhatian ikan jantan.


Selanjutnya, akan mengikuti gerakannya. Setelah ikan betina bertelur, ikan jantan akan mengeluarkan sperma. Selanjutnya, pembuahan terjadi di air. Ada juga beberapa jenis ikan dan amfibi yang memelihara telurnya. Telur kodok betina dikeluarkan dari bagian bawah tubuhnya. Sementara punggungnya dipegangi oleh kaki belakang, kodok jantan. Ikan mujair memelihara telur-telurnya di dalam mulut. Penyu juga berkembang biak dengan cara bertelur. Akan tetapi, penyu tidak mengerami telurnya. Akan tetapi, ditimbun di tempat tertentu hingga telur menetas.


B. Vivipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara melahirkan. embrio ini berkembang di dalam tubuh iduknya dan mendapatkan makanan dari tubuh induknya melalui plasenta. setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan.

Contoh hewan vivipar adalah mamalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, paus, dan lumba-lumba.


C. Ovovivipar, yaitu perkembangan biakan hewan dengan cara bertelur beranak. embrio hewan ini berkembang di dalam telur yang masih berada di dalam tubuh induknya. setelah cukup umur, anak hewan menetas dan keluar dari tubuh induknya sehingga tampak seperti melahirkan.

Contoh hewan ovovivipar adalah, hiu, ular boa, dan kadal.

Koleksi Buku Baru Novel Berbahasa Inggris

Hari ini Sebanyak 47 Eksemplar dengan 16 judul buku Novel  Berbahasa  Inggris  Terbitan Oxford
University, telah diserahkan oleh Ibu Febi Wulandari, S.Pd, buku sumbangan Yayasan Bunga Bangsa, semoga dengan bertambahnya koleksi Novel ini, minat baca siswa(i) SMP semakin tinggi. 

Adapun judul-judul buku tersebut sbb :
1. Pride and prejudice
2. White fang
3. Gulliver's travels
4. Journey to the centre of the earth
5. Wuthering heights
6. The secret agent
7. Sherlock holmes: the norwood mystery buku 1
8. The turn of the screw
9. Great expectations
10. Three men in a boat
11. Hard times
12. Oliver twist
13. Nicholas nickeyleby
14. Masbecth
15. Sherlock holmes: the norwood mystery buku 3
16. The hound of the baskervilles '4'

Semangat membuat Kartu Anggota Perpustakaan Siswa Kelas 1 Tulip

"Antri ya Nak .... !"
Seperti ditahun-tahun sebelumnya setiap awal tahun pembelajaran Siswa(i) kelas 1 disibukkan dengan pembuatan kartu Anggota perpustakaan sebagai salah satu persyaratan untuk meminjam buku. Kali ini giliran siswa Kelas 1 Tulip berkunjung ke perpustakaan dan akan dibuatkan kartu keanggotaan secara kolektif.

Banyak diantara mereka yang sudah tak sabaran untuk dapat meminjam buku. Satu persatu siswa dipanggil sesuai urutan Absensi untuk diambil Gambar/Foto guna kelengkapan Kartu Anggota Perpustakaan. "Meminjam buku boleh, setelah kalian mendapatkan Kartu Anggota Perpustakaan", ucap Ibu Yunita Rachmawati, S.Pd selaku Wali kelas 1 Tulip


Rabu, 19 Agustus 2015

Kegiatan English Class di ruang Perpustakaan


Selama beberapa Hari Class English Binaan ibu Shufiyah, S.Pd dan Bapak Putra Sinatriya, S.Pd mengunjungi perpustakaan untuk mencari materi pembelajaran mereka. Tugas yang diberikan diantaranya adalah membedakan Fiksi dan Non Fiksi, Mencari Author atau penulis Buku, Publisher atau pengarang buku serta Title Of Book atau judul buku yang mereka baca. Tiap siswa ditugaskan mencari 3 judul buku yang berbeda dan menuliskannya dibuku Activity mereka.

Diakhir pembelajaran siswa yang membawa kartu anggota perpustakaan diperbolehkan untuk meminjam buku yang mereka inginkan, sedangkan siswa yang tidak membawa kartu hanya boleh membaca di ruang perpustakaan.

Selasa, 18 Agustus 2015

Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan RI ke-70 Tahun 2015

Dokumentasi : Weni Herera

Tahun ini Sekolah Islam Bunga Bangsa turut memeriahkan Pawai Pembangunan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-70 Tahun 2015, Yang diikuti oleh Siswa Kelas 6 bersama guru pendamping. Siswa Yang ikut serta dalam pawai ini mengenakan busana Khas daerah Kalimantan Timur dan pakaian sekolah Khas Bunga Bangsa. Topeng Hudoq peserta pawai merupakan hasil karya Bapak Haryanto, S.Pd dan Azis Fathoni.S.Pd

Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun 2015 merupakan gawean Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemkot Samarinda dengan Start-finish dimulai dari GOR Segiri Samarinda Jalan Kesuma Bangsa.

Tercatat sebanyak 180 peserta dari 8 kategori ikut berpartisipasi pada kegiatan pawai pembangunan kali ini. 

Adapun rute yang bakal dilewati adalah GOR Segiri Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Bhayangkara, Jalan Awang Long, Jalan Panglima Batur, Jalan Sudirman, Jalan KH Khalid, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Agus Salim dan kembali ke Jalan Kusuma Bangsa. "Untuk panggung kehormatan berada di depan asrama Korem jalan Awang Long,

Dalam pawai pembangunan ini, peserta terbaik akan mendapat piala tetap dan piagam dari Walikota Samarinda. Sedangkan untuk juara umum secara menyeluruh antar kecamatan, panitia menyediakan piala tetap dari Gubernur Kalimantan Timur.

Kemeriahan Lomba Agustusan di Sekolah Islam Bunga Bangsa

Dokumentasi : Jordi Budiyono

Kemeriahan hari kemerdekaan dilingkungan Bunga Bangsa Islamic School diisi dengan aneka macam lomba diantaranya Lomba Makan Pisang, Estafet Balon, Estafet Kelereng, Bakiak, Estafet Batok Kelapa, Permainan China Boy, Tarik Tambang, Gobak Sodor dan Kasti untuk guru-guru.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menanamkan pada anak tentang kedisiplinan dan mengekspresikan perjuangan dengan meraih prestasi melalui lomba yang diadakan. Dari lomba ini diharapkan anak-anak dapat memaknai arti berjuang", Ucap Bapak Nu'man Abdullah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Berjuang adalah sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia, keinginan untuk meraih dan mendapatkan sesuatu adalah dasar untuk melakukan perjuangan dan pengorbanan. Hal yang sungguh sangat jauh dari cernaan akal sehat manusia ketika bermimpi namun tidak melakukan upaya agar mimpi itu menjadi nyata. berjuang memiliki arti memperebutkan sesuatu dengan tenaga dan fikiran , berjuang untuk merebut kemenangan di lomba ini.

Semangat anak-anak....


Senin, 17 Agustus 2015

Upacara HUT RI ke 70 Sekolah Islam Bunga Bangsa Samarinda

Dokumentasi : Didi Widyatma

Peringatan Detik-detik Proklamasi Dilingkungan Sekolah Islam Bunga Bangsa dilaksanakan di Lapangan Parkir SMA Islam Bunga Bangsa, yang diikuti oleh Unit SD, SMP dan SMA. Bertindak selaku Pembina Upacara Bapak Rahmat Rezki, S.s, Kepala Sekolah SMA Islam Bunga Bangsa. Dalam pidatonya, Bapak Rezki menyampaikan Teks Sambutan Mendikbud Anis Baswedan Pada Upacara HUT Republik Indonesia ke 70.

Untuk dunia pendidikan, Mendikbud Anies Baswedan menyampaikan pesan melalui Pidato Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada Upacara Bendera Peringatan HUT RI ke-70 untuk disampaikan kepada para generasi muda, guru dan penyelenggara pendidikan. Dalam sambutannya tersebut diharapkan generasi Indonesia dimasa mendatang harus lebih baik selain itu salah satu kunci keberhasilan dalam menyambut masa depan negera adalah generasi muda yang tangguh. selain itu menteri pendidikan juga berpesan bahwa kita membuat sejarah. Kalian adalah pemilik masa depan, jangan menunggu tapi tempalah kepribadianmu, kembangkan prestasimu, jalin persahabatan dengan teman-temanmu, hormatilah orang tuamu dan gurumu, jadikan mereka suluh hidupmu.

Berikut adalah penggalan Sambutan Mendikbud Pada Upacara HUT RI ke 70, Senin 17 Agustus 2015 :

Saat ini kita semua sedang berkumpul, merayakan 70 tahun kemerdekaan bangsa kita tercinta. Dimanapun kita berada, Sang Merah Putih berkibar dengan gagah. Angin tanah tercinta ini membelai kain bendera dan mengibargagahkan Sang Merah Putih kita.

Baru saja kita selesai menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengiringi pengibaran bendera. Sebuah lagu kebangsaan yang syairnya berotot, mencerminkan gelora kerakyatan dan iramanya membangkitkan semangat luhur bangsa merdeka.
.....................................................
Generasi itu telah berhasil secara gemilang menggulung kolonialisme, kini giliran kita untuk meneruskan kerja sejarah bangsa ini. Bapak Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa peringatan 70 tahun kemerdekaan ini adalah sebuah pengingat dan penanda bagi kita semua untuk makin kerja keras. Pada Pidato Kenegaraan dalam rangka memperingati 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Bapak Presiden Joko Widodo mengingatkan kita semua, seluruh komponen bangsa, agar kerja untuk rakyat, kerja untuk negara dan kerja untuk bangsa. Kita sendirilah yang bertanggung jawab untuk meraih semua tujuan mulia kemerdekaan itu.
....................................................
Indonesia merdeka, harap dicamkan baik-baik bahwa saat Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan maka kalianlah yang akan memimpin dan mengelola perjalanan bangsa ini. Bergegaslah, bersiaplah dari sekarang. Bawalah Indonesia kita ini ke puncak-puncak kecemerlangan baru.

Minggu, 16 Agustus 2015

Menanamkan Kecintaan Pada Buku dan Membaca Adalah Tugas Kita Bersama

Ditulis Oleh : Rachmawati

Salut dengan Upaya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Anis Baswedan dalam upayanya meningkatkan kecintaan pada Buku dan Membaca dikalangan Pelajar di tanah air. Upaya ini tentunya memerlukan dukungan dari semua elemen masyarakat dan sekolah sehingga keinginan itu bisa sejalan.

Ditengah upaya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, sangat miris rasanya mendapati masih ada guru atau tenaga pendidik yang masih menanamkan pada anak Bahwa Membaca dan meringkas buku bacaan adalah bagian dari sanksi atau hukuman atas kesalahan yang sudah mereka lakukan. Mau jadi apa Anak negeri ini... jika dalam hati dan jiwa mereka telah ditanamkan hal demikian. bahwa Mereka bisa Membaca dan Menulis apabila melakukan pelanggaran. 

Doktrin ini nampaknya harus dirubah. Mari bersama-sama kita dukung apa yang sudah menjadi Upaya Pemerintah untuk mencerdaskan anak Bangsa menjadi Nyata. 

Dibeberapa Negera Asia yang sudah sangat maju seperti Jepang, Hongkong dan Singapura. Di Negara-negara tersebut Membaca seakan sudah menjadi kebutuhan wajib bagi mereka. Setidaknya kita, penduduk Indonesia, bisa mencontoh hal yang baik dari mereka. Kebiasan membaca warga Jepang rupanya dipengaruhi kebiasaan mereka menggunakan kendaraan publik. Di Negara-negara tersebut dapat kita jumpai hampir di setiap jalan akan ditemukan orang membaca bahkan di kereta api, bus atau angkutan umum lainnyaMenunggu kereta listrik atau bus sampai di tempat tujuan, telah menginspirasi mereka untuk memanfaatkan waktu dengan membaca. 

Iqra', diterjemahkan dengan “bacalah”, merupakan kata pertama dari wahyu yang disampaikan Tuhan kepada Nabi Muhammad saw. Iqra’ adalah tuntunan pertama yang diberikan Allah swt kepada manusia, satu-satunya mahluk yang dianugerahi-Nya potensi keilmuan, potensi yang tidak dimiliki oleh malaikat sekalipun. Semakin tinggi “pembacaan”, semakin terbuka rahasia-rahasia alam dan semakin berkembang pula ilmu pengetahuan. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa iqra’ merupakan syarat utama guna membangun peradaban. Iqra ’bukan hanya ditujukan kepada Nabi Muhammad saw, tetapi juga untuk seluruh umat manusia sepanjang masa. Karena realisasi perintah iqra’ merupakan pintu gerbang menuju kepada kebahagiaan hidup didunia dan akhirat.

“IQRA” mengajarkan Nabi Muhammad untuk tidak sekedar membaca dan menyampaikan wahyu Allah melalui ayat Alqur’an tetapi membaca disini memiliki arti bahwa yang dibaca bukan hanya apa yang tertulis tetapi yang lebih utama adalah membaca apa yang terkandung di balik tulisan tersebut. keadaan lingkungannya, kaumnya dan apa yang terjadi disekitarnya. Nabi Muhammad selalu mencari solusi yang bijak untuk setiap permasalahan yang terjadi. Sehingga kita mengetahui dari sejarah bagaimana contoh keteladanan nabi Muhammad sepanjang hidupnya

Untuk meningkatkan minat membaca ini diperlukan kerjasama yang lebih antara pemerintah dan Masyarakat. Setidaknya dimulai dari kalangan keluarga dulu, anak-anak dikenalkan dengan buku. dan sebelum menginjak ke bangku sekolah, anak-anak diajari cara membaca. Nantinya akan bisa lebih lancar jika sudah sekolah, dan tentunya ketika sudah bisa membaca, orangtua bisa membelikan buku-buku. Tidak perlu buku-buku yang memiliki kalimat banyak dan panjang, cukup buku yang bergambar dulu dengan tulisan yang lebih sedikit. Ini bertujuan untuk mengenalkan buku pada anak-anak. Kalau anak-anak sudah menyukainya maka hal ini bisa membuat mereka semakin gemar dan akrab dengan buku. Jika buku sudah akrab sejak masih kecil, maka mereka akan lebih sering membaca.

Dengan begitu, kebiasaan membaca yang dilakukan dari kalangan keluarga itu sangat penting untuk menjadi sokongan tumbuhnya minat baca di masyarakat kelak. Dan mungkin akan lebih banyak orang nantinya yang menjadikan aktifitas membaca ini menjadi hobi mereka. 

Untuk selanjutnya dukungan orang tua kedua disekolah dalam hal ini adalah guru disekolah, dengan menfasilitasi dan mengajak anak untuk berkunjung dan meminjam buku bacaan di perpustakaan, merupakan satu cara menanamkan minat baca pada mereka. Jika sudah terbiasa melihat buku dan membaca isinya secara perlahan siswa akan senang dan gemar akan buku bacaan. dan tak perlu lagi pendampingan. Perlu diketahui oleh kalangan pendidik dalam hal ini guru Sepinya ruang perpustakaan menjadi tanggung jawab kita bersama, karena dengan menyurutnya minat baca bisa jadi akan menyurutkan pengetahuan. Terutama bagi kalangan pelajar. Setidaknya menyisihkan sedikit waktu mereka untuk mengunjungi perpustakaan sangat memiliki pengaruh yang besar untuk menanamkan gemar membaca sejak dini.. dengan aktif membaca akan membuat siswa kita jadi lebih kreatif.

Daftar Pustaka :

Sabtu, 15 Agustus 2015

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013, Guru-Guru SD ISlam Bunga Bangsa

Sabtu, 15 Agustus 2015,, Setelah mengikuti Bimtek Implementasi K-13 di Balikpapan, pada kesempatan ini Ibu Yeni membagikan ilmu yang diperoleh kepada Guru-guru SD Islam Bunga Bangsa Bertempat di ruang Perpustakaan Bunga Bangsa,  Dengan Materi Implementasi Kurikulum 2013  :
  1. Penilaian Proses Pembelajaran K-13
  2. Penilaian Hasil Belajar (Rapat K-13)
  3. Penerapan Program membaca dan meringkas Bacaan bekerjasama dengan Perpustakaan, serta Sosialisasi Kewajiban menyanyikan Lagu Wajib Nasional sesuai instruksi Menteri Pendidikan Anis Baswedan
Materi Pelatihan disampaikan oleh ibu Yeny Duwi Seviawati, ST langsung. dengan membagikan materi LK Pemetaan Kompetensi Dasar, LK Jurnal Sikap, Materi Instrument Resume Of Reading dan Kumpulan Lagu Wajib Nasional serta pemutaran Video Pembelajarn di Kelas.

Bersama ini juga disampaikan rencana pelatihan implementasi K-13 Program Pendampingan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Propinsi Kalimantan Timur pada bulan September mendatang yang akan diikuti oleh Guru Kelas 3 dan sekolah se-gugus di sekitarnya. hal-hal yang perlu disiapkan adalah : 
- Promes & Prota
- Remedial
- pengayaan