Pengarahan Kegiatan Istigosha dan Nonton Bareng Film "Negeri Lima Menara" Siswa(i) Angkatan Ke 5


Bertempat diruang perpustakaan, selasa 12 Mei 2015, Diadakan kegiatan Pengarahan Kegiatan Istigosha Jelang UN yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2015 dan kegiatan Nobar atau Nonton Bareng, merupakan agenda siswa(i) SD Islam Bunga Bangsa Angkatan Ke 5 dihari terkahir kebersamaan sebelum  menghadapi Ujian Tanggal 18 Mei 2015 Nanti. 

Dalam Film Ini ada sebuah mantera sakti yaitu   "Man Jadda Wajada". Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses.

Sinopsis Film Negeri Lima Menara

Alif Fikri adalah seorang yang sangat menginginkan sekolah di SMA Bukittinggi Sumatera Barat dengan berbekal nilai ujian yang lumayan bagus. Namun mimpinya seakan sirna, musnah tak berbekas, karena Amaknya tidak mengijinkan. Beliau ingin Alif sekolah di Madrasah Aliyah yang berbasik agama, dengan alasan Amak ingin Alif menjadi Ustad (Ulama) Atas saran dari pamannya dikairo alif kecil pun memutuskan untuk melanjutkan sekolah di pondok yang ada di Jawa Timur : PONDOK MADANI. Walaupun awalnya amak berat dengan keputusan Alif yang memilih pondok di Jawa bukan yang ada di dekat rumah mereka dengan pertimbangan Alif belum pernah menginjak tanah diluar ranah minang , namun akhirnya ibunya merestui keinginan Alif itu.
Hal yang paling berat dijalani di PM adalah pada saat ujian, semua murid belajar 24 jam nonstop dan hanya beberapa menit tidur. Mereka benar-benar harus mempersiapkan mental dan fisik yang prima demi menjalani ujian lisan dan tulisan yang biasanya berjalan selama 15 hari. Namun disela rutinitas di PM yang super padat dan ketat. Alif dan ke 5 selalu menyempatkan diri untuk berkumpul dibawah menara mesjid , sambil menatap awan dan memikirkan cita-cita mereka kedepan. Ditahun kedua dan seterusnya kehidupan Alif dan rekan-rekannya lebih berwarna dan penuh pengalaman menarik. Di PM semua teman, guru, satpam, bahkan kakak kelas adalah keluarga yang harus saling tolong menolong dan membantu. Semua terasa begitu kompak dan bersahabat, sampai pada suatu hari yang tak terduga, Baso , teman alif yang paling pintar dan paling rajin memutuskan keluar dari PM karena permasalahan ekonomi dan keluarga. Kepergian Baso, membangkitkan semangat Alif, Atang, Dulmajid, Raja dan Said untuk menamatkan PM dan menjadi orang sukses yang mampu mewujudkan cita-cita mereka menginjakkan kaki di benua Eropa dan Amerika.

Film  ini benar-benar memberikan inspirasi bagi siapa saja yang ingin sukses dan berhasil, bahwa dimana ada usaha disitu ada jalan. Dan ikhlaslah dalam menjalani apapun yang ada dikehidupan kita, niscaya usaha dan keikhlasan hati akan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa. Buku ini juga mengajarkan kita untuk : jangan pernah meremehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.

Diakhir pemutaran Film, Siswa Diwajibkan Membuat Sinopsis Negeri 5 Menara dan perwakilan tiap kelompok membacakan sinopsis dan kesimpulan dari film yang mereka tonton. Kelompok terdiri dari 8 Kelompok.

Nonton Film Negeri Lima Menara  Klik Disini