Membuat Resensi buku Non Fiksi kelas 9 Maryam

Setelah belajar membuat resensi buku Fiksi minggu yang lalu hari ini Rabu, 09 Sptember 2015, Siswa(i) SMP Kelas 9 Marya melakasankan kegiatan pembelajaran di ruang perpustakaan dengan materi Membuat Resensi buku Non Fiksi yang didampingi oleh Ibu Febilya Susanti, S.Pd. Bu Febyl menjelaskan point-point meresensi buku diantaranya : Identitas buku (Judul buku, Penulis, Penerbit, Cetakan, Jumlah Halaman, Harga buku, Tahun Terbit), Isi buku, Bahasa Pengarang, Keunggulan dan kelemahan buku, serta kesimpulan

Contoh Membuat Resensi Buku Non Fiksi  

IDENTITAS BUKU
Judul Buku: PENGANTAR Filsafat Pendidikan
Penulis: Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit: ALFABETA, CV
Cetakan: kedua
Jumlah halaman: 183 halaman
Harga: Rp 50.000.00
Tahun terbit: September 2004
ISI YANG PENTING/MENARIK
Pendidikan merupakan kegiatan yang hanya dilakukan manusia dengan lapangan yang sangat luas, yang mencakup semua pengalaman serta pemikiran manusia tentang pendidikan. Pendidikan sebagai suatu praktek dalam kehidupan,seperti halnya dengan kegiatan-kegiatan lain, seperti kegiatan ekonomi, kegiatan hukum, kegiatan agama, dan lain-lain. Selain itu, kita dapat juga mempelajari pendidikan secara akademik, baik secara empirik yang bersumber dari pengalaman-pengalaman, maupun dengan jalan perenugan-perenungan yang mencoba melihat makna pendidikan dalam suatu konteks yang lebih luas. Yang pertama, kita sebut Praktik pendidikan, sedangkan yang kedua disebut teori pendidikan.

BAHASA PENGARANG
Bahasa pengarang dalam buku ini menggunakan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh pembaca atau dengan kata lain pesan yang ingin disampaikan oleh pengaran dapat dipahami langsung oleh pemmbaca.

KEUNGGULAN
Keuggulan dari buku ini adalah mampu memberikan informasi tentang nilai, sumber nilai dan bagaimana manusia dapat memperoleh nilai tersebut karena pendidikan pada prinsipnya tidak dapat dipisahkan dari nilai.

KELEMAHAN
Kelemahan dalam buku ini kurangnya memberikan pemahaman bagi pembaca khususnya para pemula sehingga pesan yang diutarakan oleh pengarang tidak tersampaikan pada pembaca.

KESIMPULAN
Buku ini layak di baca karena didalamnya memuat ilmu pendidikan, pendekatan filosofis dan bukan hanya teori pendidikan yang dibahas tetapi juga dengan praktik pendidikan sebagai upaya untuk membangun sumber daya manusia dan memberi wawasan yang sangat luas, karena pendidikan menyangkut seluruh aspek kehidupan baik pemikiran maupun pengalamannya. Pendidikan membutuhkan pengkajian filosofis karena kajian semacam ini akan melihat pendidikan dalam suatu realitas yang komprehensip. Kajian filosofis tentang pendidikan akan membantu memberikan informasi tentang hakikat manusia, yang secara horisontal berhubungan dengan sesama manusia dan jagat raya. Kajian filosofis juga memberikan informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan sumber pengetahuan karena hal ini sangat membantu dalam menentukan tujuan akhir pendidikan.