"Membuat Gado-Gado" Pembelajaran Tematik Kelas 2 Tema 7 Sub Tema 4 PB 6

ditulis oleh : Padmi Yuna (Korjen kelas 2)

Senin, 04 April 2016, betempat dirunag perpustakaan seluruh Siswa(i) Kelas 2 dikumpulkan di ruang perpustakaan untuk menonton cara membuat gado-gado beserta bahannya melalui presentasi yang dibawakan oleh bapak Marvarid Jani, S.Pd. 

Ada yang berbeda dari pembelajaran tematik kali ini. Siswa tidak membuat sendiri gado-gadonya, setelah menyaksikan pemutaran film membuat gado-gado siswa menuju ruang makan untuk menyantap gado-gado yang telah disiapkan oleh guru kelas. 


Dari pembelajaran ini anak dapat dikenalkan berbagai macam sayuran, buah, bumbu masak berikut manfaatnya bagi tubuh serta mengajarkan kepada siswa untuk dapat bersosialisai dan bekerjasama satu dengan yang lainnya.

Kegiatan ini pun tak terikat pada gender anak. Biarkan bocah lelaki anda memiliki antusias di dapur sama besarnya seperti saudara perempuannya. Jika perlu lakukan ini sebagai kegiatan bersama seluruh anggota keluarga.

Pengetahuan yang mereka peroleh dari pembelajaran ini antara lain

1. Anak Paham tentang apa itu resep. Katakan bahwa resep adalah petunujuk ketika memasak yang harus diikuti.  Anak akan belajar bahwa Anda harus membaca petunjuk dan mengikutinya agar hasilnya masakannya  enak dan menarik.

2. Mengajarkan matematika sederhana. Jelaskan perbandingan jumlah takaran.  Mana lebih banyak,  setengah cangkir tepung atau satu cangkir? Anda juja dapat mengajarkan mana yang lebih besar sendok teh atau sendok makan. Atau berapa kali setengah cangkir untuk mendapatkan satu cangkir? Melalui cara ini Anda dapat mengembangkan kemampuan mengurutkan sesuatu dengan benar.

3.  Ketajaman panca indera.  Untuk melatih kepekaan panca indera anak gunakan bahan masakan dengan berbagai tekstur, bentuk, rasa dan aroma. Anda juga dapat menjelaskan fungsi masing-masing panca indera. Jelaskan kulit sebagai indera peraba, biarkan anak merasakan perbedaan antara beras dan kacang-kacangan. Dengan membedakan rasa garam dan gula, Anda mengajarkan lidah sebagai indera perasa. Begitu juga ketika Anda membiarkan anak membaui perbedaan berbagai rempah-rempah dengan wanginya serbuk vanili.

4. Memperkaya kosakata.  Tingkatkan kemampuan bahasa anak dengan memperkenalkan berbagai bahan makanan dan alat memasak atau apapun yang ada di dapur. Tepung, gula, dan telur mungkin sesuatu yang tidak asing dimata dan pendengaran Anda, tapi semua itu menjadi sesuatu yang baru bagi anak usia tiga tahun.

5. Pengembangan konsep. Tingkatkan pengetahuan anak Anda mengenai beberapa konsep. Keras dan lunak. Cair dan padat. Panas dan dingin, mentah atau matang, di luar atau di dalam mangkuk, cepat-lambat, dll.

6.  Mengajarkan anak tentang hubungan sebab-akibat.Tingkatkan kemampuan anak untuk menjawab pertanyaan seperti,  "Apa yang terjadi jika air putih ditambahkan jus buah? Atau buah pisang diganti dengan strawberi?" Dengan begini anak  belajar bagaimana menambahkan,  mengambil atau mengubah salah satu bahan ternyata mengubah seluruh produk.


7. Kerjasama.  Kegiatan memasak ternyata dapat meningkatkan kemampuan anak untuk dapat bekerja sama dengan teman-temannya. ini juga termasuk melatih anak untuk bersabar menunggu gilirannya dan bersenang-senang dengan aktifitasnya.


Terdengar menarik bukan? Dengan melakukan satu aktifitas Anda ternyata telah dapat mengajarkan dan meningkatkan berbagai kemampuan anak. Dengan begitu keseimbangan antara otak kanan dan kiri anak terjaga dan anak tumbuh dengan kemampuan dan kecerdasan yang beragam. 

Bersama K-13 belajar jadi lebih menyenangkan.